English

Bisakah Melanjutkan S2 Beda Jurusan Dari S1?

By February 15, 2020 No Comments

Melanjutkan S2 Beda Jurusan – Bisakah melanjutkan S2 beda jurusan dari S1? Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan paling banyak dari calon mahasiswa atau mahasiswi S2. Ada banyak hal yang mendasari seseorang lebih memilih jurusan yang berbeda dari jurusan pendidikan sebelumnya, misalkan S1 nya berasal dari jurusan tata boga, namun ingin melanjutkan ke manajemen.

Bisakah s1 dan s2 beda jurusan

Mungkin yang paling mendasari alasan melajutkan S2 beda jurusan karena tuntutan pekerjaan, atau mungkin merasa dijurusan yang sebelumnya ada perasaan salah jurusan, karena tidak ada minat dalam jurusan yang sebelumnya.

Dan jika memilih melanjutkan dengan jurusan yang berbeda sebenarnya sah-sah saja, karena itu hak Anda dan pendidikan tidak akan mematahkan semangat Anda melanjutkan studi dengan tidak bisa melanjutkan perkuliahan yang berbeda jurusan.

Namun harus Anda pahami bahwa pemilihan jurusan ini juga ada persyaratan, dan dimana setiap universitas memiliki persyaratan yang berbeda-beda, namun secara umum kampus akan memberikan syarat pemilihan jurusan berbeda namun memiliki keterkaitan dalam mata kuliahnya.

Baca Juga:  Cara Dapatkan Beasiswa S2 Di Luar Negeri Dan Syaratnya

Dan satu lagi yang harus Anda pertimbangkan adalah jenis karir yang Anda inginkan setelah selesai perkuliahan, jika Anda ingin menjadi dosen, sebaiknya Anda pilih jurusan yang linier, karena pada dasarnya S2 adalah studi melanjutkan mata kuliah yanga dipelajari di S1.

Namun berikut ini adalah beberapa jurusan yang tidak linier namun masih punya keterkaitan dalam bidangnya atau pada matakuliah yang akan dipelajari.

Mengambil s2 beda jurusan

1. Ekonomi
Untuk S2 ekonomi memang cukup banyak jurusan S2 yang bisa digabung kedalamnya, yaitu jurusan S1 yang berbeda namun masih ada kesinambungan.
– Ekonomi manajemen dan akutansi
– Perpajakan
– Statistik
– Pariwisata
– Administrasi

2. Ilmu Komunikasi
Untuk ilmu komunikasi juga cukup banyak jurusan S1 yang masih punya kesinambungan yaitu :
– Sastra Inggris / Pendidikan bahasa Inggris
– Sastra Indonesia / Pendidikan bahasa Indonesia
– Jurusan sastra lainnya
– Administrasi negara
– Hukum
– Pariwisata
– Ekonomi
– Psikologi
– Kedokteran

Setelah Anda sudah memutuskan jurusan yang akan Anda ambil untuk kuliah S2, Anda harus pahami yang berikutnya adalah persiapan apa yang harus Anda lakukan untuk studi S2.

1. Universitas
Ada banyak universitas saat ini yang sudah menyediakan studi S2, S3 namun perlu dipertimbangkan juga akreditas universitas yang akan Anda masuki. Jika Anda dari kampus PTN, sebaiknya pikirkan untuk melanjtkan di PTN juga namun dengan akreditas jurusa yang sudah baik, atau cari kampus PTN yang juga sudah memiliki akreditas yang bagus.
Namun jika Anda memilih untuk studi S2 ke luar negeri, persiapan Anda untuk memilih universitas mana juga harus lebih teliti. Karena ada banyak hal yang harus Anda pertimbangkan, dari segi biaya, kemampuan bahasa, kemampuan akademik dan lain sebagainya.

2. Biaya
Yang namanya melanjutkan studi tidak akan terlepas dari biaya, dan biaya studi S2 biasanya lebih mahal dari studi S1, jadi Anda perlu pertimbangkan bagaimana kesiapan Anda dengan biaya studi S2. Namun jika Anda memang bisa mendapatkan beasiswa akan lebih baik lagi, namun dengan pertanggung jawaban yang lebih besar lagi tentunya.
Untuk biaya, bisa kunjungi website atau kunjungi langsung bagian administasi kampus yang Anda tuju untuk mencari tahu biaya pendidikan dari awal hingga akhir, dan biasanya setiap tahun akan ada kenaikan biaya, untuk itu pertimbangkan dengan baik tentang biaya perkuliahan Anda.
Untuk Anda yang ingin kuliah S2 di luar negeri, yanga Anda harus pertimbangkan tidak hanya biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup, biaya tempat tinggal, biaya transport, biaya test, dan lain sebagainya.

3. Persiapan Test
Test masuk kuliah S2 dikampus PTN, maupun PTS, bahkan untuk studi S2 luar negeri juga membutuhkan test, jadi persiapkan diri Anda untuk test. Mengapa ada test masuk? Tujuannya adalah untuk menyetarakan kemampuan S1 Anda, apakah kemampuan Anda sudah layak atau tidaknya untuk studi S2 di jurusan yang Anda pilih.
Walupun sebenarnya untuk kebanyakan kampus memberikan kuliah 1 bulan untuk penyetaraan atau mengingat kembali mata kuliah S1, namun test tetap diberlakukan. Untuk itu bagi yang ingin melanjutkan S2 beda jurusan, supaya mempelajari pelajaran terkait dengan jurusan yang Anda pilih di S2.
Selain test akademik, biasanya juga akan ada test bahasa Inggris, dan untuk Anda yang ingin kuliah di luar negeri biasanya harus mempersiapkan sertifikat kemampuan bahasa, dan disesuaikan dengan bahasa pengantar di negara yang ingin dituju.

4. Keterampilan Menulis
Untuk studi S2 Anda akan dipertemukan dengan tugas yang mungkin berupa jurnal, perentase, makalah, essay, dan untuk tugas akhir yang berupa thesis. Anda harus meningkatkan keterampilan menulis.
Dan untuk Anda yang ingin kulaih diluar negeri melalui beasiswa atau tidak akan diwajibkan menuliskan essay, yang berupa motivasi Anda kuliah S2. Jadi asa kemampuan menulis sebaik mungkin.


5. Indeks Prestasi Kumulatif
Indeks Prestasi Kumulatif atau biasa disingkat dengan IPK adalah nilai yang Anda dapatkan saat studi S1 berlaku secara internasional, yaitu dengan IPK minimal 4,00. Dan untuk syarat IPK ini setiap kampus berbeda aturan, namun untuk kampus-kampus terbaik biasanya menerima IPK diatas 3,00.
Untuk itu, dikampus mana pun Anda ingin melanjutkan studi S2, cari tahu terlebih dahulu minimal IPK yang diterima, dan jika ternyata IPK yang Anda dapatkan di S1 tidak cukup untuk kampus atau jurusan Anda pilih, Anda bisa mempersiapkan diri untuk mencari kampus lain atau jurusan lain dengan IPK yang Anda punya.

Baca Juga:  Kursus TOEFL Gratis Secara Online

6. Mulai Pertimbangakan Judul Thesis
Thesis adalah bagian yang biasanya disebut paling sulit dalam studi S2, karena pada tugas akhir ini semua kemampuan dan ilmu yang Anda punya benar-benar dikerahkan dan harus terlampir sempurna pada isi thesis.
Ada banyak mahasiswa dan mahasiswi S2 yang dengan cepat menyelesaikan semua mata kuliah dengan nilai bagus, namun pada saat thesis membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk itu, jangan berpikir terlalu dini memikirkan thesis sebelum masuk kuliah, karena dengan memikirkan dari awal, Anda bisa memahami gambaran yang harus Anda bahas, dan selama perkuliaan Anda bisa belajar banyak tentang judul thesis yang sedang Anda rencanakan, jadi sebelum dosen pembimbing Anda merevisi thesis Anda, Anda sudah merevisinya terlebih dahulu, sehingga dalam menyelesaikan thesis Anda tidak membutuhkan waktu tambahan, atau bisa menyelesaikannya dalam kurun waktu 2 tahun.
Jadi coba membaca banyak jurnal, makalah, penelitian orang lain, sebagai referensi menentukan judul, pelajari sebaik-baiknya supaya thesis Anda lebih maksimal nantinya. Karena bagaimana pun thesis tidak akan bisa Anda lewatkan untuk menyAndang status magister.

Sekian untuk artikel melanjtkan studi S2 beda jurusan, yang dilengkapi juga dengan pilihan jurusan yang tidak linier namun memiliki kesinambungan, dan juga hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum kuliah S2, semoga bermanfaat dan bisa Anda pahami dengan baik.

adminmanager

Author adminmanager

More posts by adminmanager

Leave a Reply